Sikap Liverpool Keliru Soal Insiden Luis Suarez & Patrice Evra
Jamie Carragher mengakui Liverpool telah melakukan kesalahan besar memberi dukungan pada Luis Suarez dengan mengenakan t-shirt bergambar pemain asal Uruguay tersebut saat dia dituduh secara rasial melecehkan Patrice Evra.
Suarez didwakwa melakukan perbuatan memalukan tersebut ketika kedua tim bentrok di Anfield pada Oktober 2011.
Tidak lama setelah insiden itu, Liverpool membela Suarez dan menegaskan bakal tetap memberi dukungan penuh pada sang striker terkait tudingan tersebut.
Sebelum pertandingan berikutnya lawan Wigan, skuad the Reds, termasuk manajer Kenny Dalglish mengenakan baju dukungan hingga mereka dihantam kritik.
Suarez sendiri mendapat sanksi delapan pertandingan ditambah denda £40.000 lalu dia menolak bersalaman dengan Evra di pertemuan kedua tim berikutnya.
Carragher sekarang mengaku sangat malu dengan insiden tersebut dan meminta maaf pada Evra dan seharusnya dia memimpin tim dan meminta skuad Liverpool tidak mengenakan baju tersebut.
“Tidak diragukan lagi, kami melakukan kesalahan besar. Itu jelas,” kata Carragher di Sky Sports.
“Kami pergi bersama di hari pertandingan, menikmati makan siang dan melakukan pertemuan tim. Saya masih ingat Kenny atau Steve Clarke mengatakan, ‘apakah kamu masih mengenakan baju itu?’ itulah momen pertama kali saya mengetahuinya.”
“Saya tidak mengatakan saya tidak terlibat, karena sebagai klub kami salah dan ketika itu saya wakil kapten.”
“Jadi saya tidak yakin siapa otak di balik ini, mungkin salah satu yang dekat dengan pemain. Saya pikir ini tidak ada kaitannya dengan Kenny tetapi pemain yang dekat dengan Suarez di kamar ganti dan mereka ingin mendukung temannya.”
“Ketika melihat diri sendiri, mungkin sebagai individu saya tidak punya keberanian untuk menolak. Saya pikir tidak semua orang di LFC membenarkan tindakan itu.”
“Sebagai keluarga, sebagai klub sepakbola, reaksi pertama adalah melindungi bahkan ketika Anda tahu seseorang telah melakukan kesalahan. Ini keliru.”
“Saya sama sekali tidak mendukung apa yang telah dilakukan soal Suarez, itu salah. Tetapi di situasi apapun, itulah reaksi pertama dan saya meminta maaf karena ini kesalahan besar.”
Suarez meninggalkan Liverpool pada 2014 ke Barcelona, sementara Evra bergabung ke Juventus, Marseille dan West Ham sebelum mengakhiri kariernya.