February 07, 2020

Tak Cocok Dengan Brendan Rodgers Jadi Sebab Mario Balotelli Flop Di Liverpool

Mario Balotelli mengenang kembali kegagalannya di Liverpool, dengan menyebut kariernya di sana tak bersinar karena tidak cocok dengan manajer Brendan Rodgers.

Penyerang kontroversial itu sebelumnya berhasil mengemas 30 gol dari 80 penampilannya untuk Manchester City di semua kompetisi sebelum merapat ke Anfield pada 2014, bahkan pernah mencicipi gelar juara Liga Primer Inggris.

Rodgers kemudian mendatangkan Balotelli di angka 16 juta poundsterling dari AC Milan, namun sang pemain justru tampil melempem dengan hanya mencetak satu gol di liga, dan pihak klub memutuskan untuk melepasnya secara cuma-cuma ke Nice pada musim panas 2016.

Kepada Corriere dello Sport, Balotelli mengatakan: “[Saya] sukses di City, buruk di Liverpool karena saya tidak cocok dengan manajer.

“Bolanya juga tidak mau masuk ke gawang. Saya melalui hari-hari yang sangat sulit [di sana].”

Rodgers pada 2016 silam juga mengakui bahwa hubungannya dengan Balotelli tidak bagus. “Saya tidak bisa terkoneksi dengan Mario.

“Dia adalah pemain yang datang di hari-hari terakhir bursa transfer. Itu adalah sebuah perjudian jika diambil dari sudut pandang klub.

“Dia memang punya talenta besar, dia datang dan berkembang, dia punya semua alatnya. Tapi, saya sangat kesulitan untuk terkoneksi dengan Mario.

“Di lapangan, dia mencoba yang terbaik. Tapi ya, itu tidak berhasil seperti yang diinginkan kebanyakan orang.

“Jika Anda duduk dengannya di kantor, dia adalah pribadi yang bagus, pribadi yang baik. Jika dia bisa menyamakan intesitas itu dengan talentanya, kemudian dia bisa menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

“Di atas lapangan, itu tidak berhasil. Musim tersebut sangat sulit buat kami.”

Sekarang Balotelli memperkuat klub asal kampung halamannya Brescia, dengan ia telah mengemas lima gol dari 15 penampilannya di Serie A.