Tak Kaget Protes Fans Manchester United, Jurgen Klopp: Saya Junjung Demokrasi
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, buka suara terkait insiden yang berimbas laga timnya kontra Manchester United harus tertunda.
Fans United menentang kepemilikan keluarga Glazer pasca-wacana proyek Liga Super Eropa. Mereka menduduki Old Trafford beberapa jam sebelum laga kontra Liverpool, pekan lalu.
Sejumlah suporter bisa lolos ke lapangan hingga terjadi bentrokan dengan polisi di luar lapangan.
Kerusakan terjadi, kekacauan sempat terjadi di jalan raya Manchester, dan korban jatuh dari pihak kepolisian, salah satunya mengalami patah rongga mata dan luka wajah.
“Apakah saya terkejut bahwa hal-hal seperti ini terjadi? Tidak. Saya sangat percaya pada demokrasi, [yang] berarti saya senang orang-orang ingin menyampaikan pendapat mereka, tidak masalah. Tapi saya tahu bahwa dalam situasi seperti ini tidak jarang ada yang terluka,” ucap Klopp.
“Itu sebabnya saya sempat mengatakan ketika semua analis membicarakannya, bahwa kami harus berhati-hati dan tenang, kemudian meminta pertanggungjawaban.
“Saya mendengar beberapa polisi terluka dan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi, hingga mendobrak pintu bahkan, atau hal-hal lainnya.”
“Menyuarakan pendapat, memberi tahu dunia apa yang Anda pikirkan tentang beberapa hal itu baik-baik saja, selama itu dilakukan dengan damai. Sejauh yangsaya tahu, itu tidak sepenuhnya damai. Kalau begitu, itu tidak lagi benar,” pungkasnya.
Sebelum hadapi United, Liverpool akan lebih dulu menjamu Southampton pada pekan ke-35 di Anfield, Minggu (9/5) dini hari WIB.
Dengan sisa lima laga, The Reds masih nangkring di urutan ketujuh dengan koleksi 54 poin sekaligus makin terancam gagal finis di zona Liga Champions.