Wayne Rooney Salahkan "Taktik Bunuh Diri" Sir Alex Ferguson Lawan Barcelona
Mantan bomber Manchester United, Wayne Rooney, mengkritik pendekatan taktik Sir Alex Ferguson kala timnya dua kali dikalahkan Barcelona pada final Liga Champions.
Man United ditekuk Barca dengan skor 2-0 di Stadion Olimpico pada final 2009. Dua tahun berselang, Setan Merah ditundukkan dengan skor 3-1 di Wembley.
Kala itu, Barca masih dilatih Pep Guardiola. Pada dua momen tersebut, aman dikatakan bahwa Lionel Messi dkk masih terlalu superior bagi Man United.
“Akan selalu sulit bagi klub seperti Real [Madrid] memulai laga dengan mengatakan ‘kami akan menyerahkan bola kepada lawan’. Itu sama seperti Man United,” ucap Rooney kepada The Sunday Times, Minggu (2/8).
“Kami kalah dua kali kalah di final Liga Champions dari Barca era Guardiola. Kami menerapkan taktik menekan dengan pertahanan blok tinggi yang lebih terasa seperti bunuh diri.”
“Saya ingat Alex Ferguson bilang ‘kita Man United dan kita akan menyerang, itu tradisi klub kita’. Lalu saya berpikir ’saya ragu dengan taktik Anda kali ini’.”
“Saya pikir semua pemain juga berpikir hal yang sama. Jujur, itu adalah pendekatan taktik yang salah.”
“Kami meninggalkan cara yang membawa kami sukses pada semi-final 2008. Hasilnya, kami kalah,” tambahnya.
Menurut analis beken asal Inggris, Jonathan Wilson, antitesis taktik Pep [dominasi penguasaan bola] adalah menunggu dan menerapkan skema serangan balik.
Pendekataan tersebut pula yang digunakan tim sekelas Norwich City saat mengalahkan Man City pada awal musim Liga Primer Inggris 2019/20.
Adapun selama 26 tahun melatih Man United, Sir Alex dua kali antarkan kubu Old Trafford menjuarai Liga Champions.
Masing-masing saat mengalahkan Bayern Munich pada 1999 dan Chelsea pada 2008. Yang menarik, dua kemenangan penting Man United tersebut tidak diraih dalam waktu normal.