Wes Brown Nilai Efek Bruno Fernandes Bikin Manchester United Finis Di Posisi Ketiga
Legenda Manchester United Wes Brown memuji setinggi langit gelandang Bruno Fernandes yang memberi efek instan pada tim kesayangannya ini sejak bergabung ke Old Trafford pada bursa transfer musim dingin lalu.
Setan Merah tertinggal 14 poin dari Leicester City ketika bintang berbakat Portugal itu baru tiba di Manchester dari Sporting CP pada Januari silam.
Namun, performa fantastisnya di paruh kedua musim membawa United meraih rentetan hasil positif hingga akhirnya pasukan Ole Gunnar Solskjaer bisa menutup musim 2019/20 dengan menghuni tiga besar, mengangkangi Chelsea dan Leicester.
Menurut Brown, penampilan menakjubkan Fernandes jadi faktor kunci keberhasilan United mengamankan satu tempat di Liga Champions musim depan.
Gelandang berusia 25 tahun itu mencatatkan 14 penamilan di Liga Primer musim ini dengan mampu memberikan delapan gol dan tujuh assist dalam periode singkatnya itu.
“Menurut saya, saya akan mengatakan Bruno [pemain terbaik United musim ini]. Saya tahu dia baru saja datang Januari lalu, akan tetapi seperti yang kita diskusikan bahwa dia telah mengangkat seluruh pemain di skuad,” kata Brown.
Brown mengakui betul energi positif yang ditularkan Fernandes kepada tim. Sang legenda melanjutkan: “Dia membawa sedikit dimensi lain ke dalam skuad ini.”
Brown menilai, para pemain United terpompa semangat mereka setelah melihat permainan Fernandes. Para pemain kunci di dalam tim jadi bergairah kembali. Bagi Brown, inilah alasan penting kenapa United mampu menutup musim ini di posisi sebaik mungkin.
“Dari Mason [Greenwood], [Marcus] Rashy, [Anthony] Martial, mereka semua bisa mengambil keuntungan dari keberadaan Fernandes,” sambung Brown.
“Saya kira ini semua saling berkaitan. Memang tidak hanya bergantung pada Fernandes, tapi setidaknya dia menjadi pemain yang memulai,” kata mantan bek United itu.
Lebih lanjut, Brown menganggap Fernandes adalah sosok pemain yang selama ini dicari Solskjaer sejak menukangi United.
“Dia adalah kepingan pertama dari sebuah puzzle,” tandas pria berusia 40 tahun tersebut.
Di kampanye musim ini, United masih berpeluang menutupnya dengan torehan trofi. Mereka masih bertahan di kompetisi Liga Eruopa dan mereka bertekad kuat untuk merebutnya sebelum memulai kampanye musim 2020/21.