July 03, 2020

Jose Mourinho Anggap VAR Buruk Untuk Sepakbola

Jose Mourinho mengatakan VAR buruk untuk “the beautiful game” setelah menyaksikan Tottenham Hotspur arahannya kalah 3-1 di markas Sheffield United pada Jumat (3/7) dini hari WIB tadi, dan menyatakan keyakinannya bahwa “wasit harus menjadi orang yang membuat keputusan di lapangan”.

Spurs menderita kekalahan ke-11 mereka musim ini di Bramall Lane berkat gol dari Sander Berge, Lys Mousset dan Oli McBurnie. Di pertandingan ini, Berge membuka papan skor pada setengah jam, tetapi Harry Kane muncul untuk menyamakan kedudukan dua menit kemudian memaksimalkan peluang yang diciptakan Lucas Moura. Akan tetapi, sukacita Spurs hanya berumur pendek, lantaran VAR memutuskan bahwa bola mengenai tangan Moura terlebih dahulu sebelum ia memberi umpan.

Wasit Michael Oliver lantas menganulir gol Kane, dan meskipun ia menjaringkan gol hiburan di menit terakhir, The Blades lah yang pada akhirnya mendapatkan tiga poin setelah penampilan babak kedua mereka yang mengesankan.

Mourinho lantas mempertanyakan bagaimana teknologi video (VAR) digunakan, dengan ia bersikeras bahwa penghapusan faktor kesalahan manusia memiliki efek yang merugikan terhadap permainan.

Kepada wartawan, manajer Spurs itu berkata : “Saya pikir saya tidak bisa mengatakan apa yang saya rasakan. Ini bukan lagi wasit. Orang di lapangan adalah asisten wasit, pria dan wanita yang membawa bendera sekarang menjadi asisten dari asisten wasit.

“Wasit seharusnya adalah orang di lapangan. Kita akan menuju ke arah yang benar-benar buruk untuk sepakbola yang merupakan ’the beautiful game’.”

Mourinho menambahkan soal ketidakmampuan timnya untuk merespons setelah keputusan babak pertama kontroversial Oliver: “Kami harusnya berbuat lebih baik. Kami harus lebih kuat secara mental untuk mengatasi apa yang terjadi dalam permainan. Kami tidak boleh mati secara mental setelah keputusan Michael Oliver.

“Saya pikir tim ini bermain bagus di babak pertama. Kami mencetak gol dan kemudian tim merasa letih. Saya pikir sekarang saya tahu lebih banyak profil pemain saya.

“Saya tahu [kekalahan] ini sulit untuk dicerna, pada babak kedua kami menguasai bola tetapi kami tidak memiliki peluang untuk mengubah permainan.

“Kami bermain dengan tim yang sangat ofensif plus Gio [Lo Celso] dan Moussa [Sissoko] sebagai pemain lini tengah. Kami harus menciptakan lebih banyak peluang ketimbang yang kami lakukan. Saya harus mengakui bahwa saya kecewa.”

Spurs sekarang tertinggal sembilan poin di belakang Chelsea dalam perlombaan untuk finis di empat besar, dengan mereka kemudian akan melawan Everton yang sedang dalam kondisi terbaik pada Senin depan.